Teredam dalam-dalam

Oleh: Ayu Puspa Nanda

Hasrat itu teredam dalam ketika saatnya semakin tiba
Rasa ingin angkat kaki secepatnya harus tertahan karena canda tawa
Ingin rasanya aku meraup muka dan menggantinya dengan topeng agar aku bisa selalu tersenyum
Walau di balik topeng itu aku menangis
Mungkin keras caraku,mungkin tegas gayaku
Namun kini, hati dan cinta kalian telah mampu meluluhkan kekerasan dan ketegasan itu
Tetapi aku tidak mungkin bertahan di sini, di ruang dengan banyak sekat dan jeruji
Aku harus tetap berlari mengejar angan dan mimpi
Desember bukan lagi kelabu
Melainkan haru
Aku malu jika melepaskan beban dengan menunjukan air mataku
Tetapi, betapa lancangnya aku jika beban itu kulepas dengan tawaku
Mungkin, hanya cinta dan kasih yang memang pantas untuk dilepaskan kala itu

Tiga kelas juara, tiga kelas pusaka....
Ibu sayang kalian semua...

2 komentar:

  1. ayu puspa nanda mengatakan...
    sama2 sarah sayang...:)

Posting Komentar